Terkendala Pembebasan Lahan, Jalan Tol Dalam Kota Bandung Stagnan 1 Tahun Lebih

BANDUNG — Proyek jalan tol dalam Kota Bandung atau Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) masih belum ada kepastian. Pembangunan proyek tersebut mengalami stagnasi selama satu tahun lebih.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar, Deny Juanda saat dikonfirmasi terkait perkembangan proyek BIUTR mengatakan belum ada perkembangan atas proyek tol dalam kota tersebut.

“Terkendala regulasi pembebasan lahan dan izin lokasi. Jadi proyek itu masih belum ada perkembangan selama setahu dua bulan ini,” katanya, belum lama ini.

Pihaknya, kata Deny, sudah lapor ke Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi soal masih stagnannya proyek BIUTR ini. Sayang, laporan itu belum mendapat tanggapan berarti, sehingga Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung masih menunggu kepastian.

Deny mengatakan, akibat terkendala regulasi pembebasan lahan, dana pembebasan lahan pun masih tertahan. Padahal awalnya, proyek BIUTR direncanakan bisa mulai dikerjakan pada 2013. “Walau belum pasti kami tetap usahakan proyek itu bisa terealisasi pada tahun depan,” ujarnya.

Proyek BIUTR, kata Deny merupakan proyek yang ditunggu-tunggu karena diharapkan mampu mengurai kemacetan di Kota Bandung. Ke depan, kendaraan yang melintas di Kota Bandung tidak hanya menggunakan jalan biasa, tapi juga jalan tol dalam kota.

BIUTR memiliki panjang jalan keseluruhan 27,257 kilometer, dan terbagi dalam dua segmen. Segmen pertama yaitu Pasteur- Cileunyi dengan panjang 20,6 kilometer. Pasteur-Cileunyi ini merupakan segmen timur-barat. Sementara segmen kedua adalah Ujungberung- Gedebage sepanjang 6,7 kilometer. Segmen ini disebut segmen utara-selatan.

Menurut rencana, tahap pembangunan awal akan dilakukan di ruas Pasteur-Gasibu sepanjang 5,5 kilometer, dan Soekarno Hatta-Akses Tol (KM 149+100) sepanjang 4 kilometer. Tahap awal ini akan menggunakan anggaran dari Japan International Corporation Agency (JICA) sebesar 150 juta dolar AS.

Selain BIUTR, Deny menyebutkan ada proyek jalan lain yang akan digarap pada tahun depan. Proyek itu adalah tol Soreang-Pasirkoja (Soroja), yakni pintu ke arah selatan. Pembangunan konstruksi untuk proyek ini akan dimulai tahun depan, karena pembebasan lahan sebagian sudah dilakukan sampai akhir 2012 ini. “Dominasi pendanaan dari pusat,” kata Deny.

Terkait Tol Soroja, Subdit Pengadaan Tanah Kementrian Pekerjaan Umum, Asep Tahyar, mengatakan pembangunan fisik akan dimulai setelah semua tanah selesai dibebaskan pada tahun depan.

“Kami targetkan pembangunan hanya selama satu tahun, yang dimulai pada 2014. Apalagi panjang tol hanya sekitar 10,6 kilometer. Untuk pembebasan tanah, kami harapkan akan tuntas pada tahun depan,” ujarnya di Soreang, Minggu (23/12/2012).

Dia menambahkan, pembebasan tanah sudah mulai dilakukan di bagian ujung Tol Seroja di Desa Parungserab, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Dari sekitar 292 bidang tanah, baru 48 persen yang sudah dibebaskan.

“Keterlambatan pembebasan tanah karena belum turun Surat Persetujuan Penetapan Lokasi Pembangunan (SP2LP) dari gubernur Jabar. Dalam menetapkan surat tersebut, harus konsultasi terlebih dulu dengan Kanwil Pertanahan dalam pertimbangan teknis,” ujarnya.

Gubernur sebenarnya sudah menerbitkan SP2LP dengan masa berlaku sampai 2 Juli tahun ini. Perlu adanya penertiban kembali surat tersebut yang baru. Pembebasan tanah sendiri sudah kembali dimulai sejak akhir 2012.

Asisten Pemerintahan Pemkab Bandung, Yudhi Haryanto mengatakan, pengadaan lahan sempat menjadi penghambat dalam proses pembangunan Tol Soroja. Hambatan itu karena sebuah badan usaha milik daerah (BUMND) tidak melaksanakan kesepakatan yang dibuat.

“Lahan yang perlu dibebaskan di Parungserab sekitar 12,63 hektare. Kami menginginkan pembangunan sudah bisa dilaksanakan pada tahun depan. Anggaran untuk pembebasan lahan sebesar Rp 42 miliar ditanggung Kementrian Pekerjaan Umum,” katanya.

Tol yang akan menghubungkan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung ini akan melintasi empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Margaasih, Soreang, Kutawaringin, dan Katapang.

(Tribun Jabar/roh/guy)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s