Pasar Rumput Jakarta: Pemerintah Mulai Dibangun Apartemen Sewa Januari 2013

rusunawadki.jpgJakarta – Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Pasar Rumput, Manggarai, Jakarta akan mulai dibangun Januari 2013. Rumah susun ini merupakan hunian yang disiapkan oleh Pemda DKI dan Kementerian Perumahan Rakyat untuk relokasi 34.000 Kepala Keluarga dari bantaran Ciliwung.

“Kita rencana awal ingin dimulai Januari 2011 cuma karena ada hambatan teknis kita bisa mulai Januari 2013,” kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz di kantor menko kesra, Jumat (23/11/2012)

Menurut Djan, kementeriannya sudah punya anggaran Rp 600 miliar untuk program sejenis pada tahun ini. Sedangkan 2013, akan diajukan anggaran Rp 1,3 triliun. “Tetapi tunggu persetujuan dari banggar dan kementerian keuangan,” kata Djan.

Di tempat yang sama Menko Kesra Agung Laksono mengatakan pemerintah sangat paham terhadap besaran sewa apartemen atau rusun tersebut. Intinya pemerintah akan mematok harga sewa yang bisa terjangkau bagi kalangan bawah.

“Ya tentu semua sudah kita perhitungkan. Harga sewa yang mudah terjangkau oleh warga setempat. Andaikata tinggi, ada lembaga lain yang bisa mensubsidi,” kata Agung.

Pemerintah juga menyiapkan beberapa bantuan selain perumahan bagi warga bantaran Ciliwung yang direlokasi. “Kalau untuk urusan sekolah ada program lain yang meng-cover untuk warga tidak mampu seperti bea siswa dan wajib belajar 12 tahun,” katanya.

Agung menambahkan anggaran normalisasi Sungai Ciliwunga akan menggunakan dana lintas kementerian termasuk pemda DKI.

“Anggaran di Kemenpera untuk Rusun. Sedangkan untuk penurapan sungai anggaran di PU. karena kita ingin kembalikan fungsi sungai seperti semula. Besaran nilai anggarannya masih dalam proses,” katanya.

Jokowi Siap Rayu Warga

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) siap turun ke lapangan untuk membujuk warga sekitar bantaran kali yang membandel untuk pindah ke rusun sewa.

“Mau (dukung normalisasi Ciliwung). Nanti bagian yang bicara itu saya. Yang non teknis itu saya, nanti saya akan turun,” kata Jokowi.

Jokowi bahkan akan melakukan pendekatan-pendekatan secara langsung. Dikatakan dia, normalisasi Kali Ciliwung kira-kira sepanjang 34 kilometer mulai dari Manggarai hingga Srengseng. Normalisasi ini berupa perluasan kali dan pengerukan.

(bumn)