Pertumbuhan KPR/KPA Diprediksi Capai Rp270 Triliun 2013, Alami Kenaikan 25 %

2013, Penyaluran KPR/KPA Bisa Tembus Rp270 Triliun

Iklim pasar properti masih menjanjikan hingga 2013

Kebijakan Bank Indonesia (BI) untuk menaikkan batas pemberian kredit (loan to value/LTV) sebesar 30 persen tidak berdampak negatif terhadap penyerapan kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) sepanjang 2012. Pertumbuhan KPR/KPA diprediksi mencapai Rp270 triliun pada 2013, naik 25 persen dibandingkan tahun ini Rp215 triliun.

Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti Indonesia (PSPI) Panangian Simanungkalit mengatakan, iklim pasar properti masih menjanjikan hingga 2013. Kondisi tersebut membuat pertumbuhan kredit tetap tinggi meskipun kebijakan LTV dipertahankan BI.

“Kebijakan LTV tidak akan berpengaruh negatif sepanjang 2013. Pertumbuhan KPR/KPA akan tetap tinggi sekitar 25 persen terutama yang membidik kalangan menengah,” ujar    Panangian di Jakarta, Selasa (18/12).

Menurut Panangian, suku bunga acuan (BI rate) akan stabil di bawah 6 persen per tahun, dan konsekuensinya suku bunga KPR akan rendah sekitar 7,5 persen per tahun.

PSPI memprediksikan, penjualan di hampir semua subsektor properti, antara lain rumah tapak, rumah bandar, apartemen, perkantoran, dan pusat perdagangan akan naik 12-18 persen, pada 2013.

“Industri properti tahun depan tetap tumbuh tinggi dengan kapitalisasi mencapai Rp235 triliun, naik 12 persen dibandingkan tahun ini Rp210 triliun,” ungkap dia.

(Beritasatu/Ayyi Achmad Hidayah)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s