Modernland Operasikan Modern Town Market di kawasan Kota Modern, Tangerang

Tangerang-Sejak dipasarkan pada Oktober 2010, Modern Town Market memiliki tingkat penyerapan yang bagus dengan penjualan hingga 90% untuk ruko dan kios

Modernland Realty Tbk mulai mengoperasikan Modern Town Market di kawasan Kota Modern, Tangerang. Pada hari pertama pengoperasiannya, Jumat (12/10), 100% pedagang lapak sudah beroperasi, dan 50% pedagang kios dan ruko telah membuka tokonya.

Chief Operating Officer (COO) Urban Development PT Modernland Realty Tbk Andy K Natanael mengatakan, penghuni perumahan Kota Modern dan warga sekitarnya senang dengan mulai beroperasinya Modern Town Market.

“Masyarakat tidak perlu lagi ke pasar tradisional yang sumpek, becek, atau panas, untuk belanja sayur mayur dan buah-buahan segar ser ta kebutuhan rumah tangga lainnya,” ujar Andy dalam siaran persnya, baru-baru ini.

Modern Town Market berdiri di lahan seluas 1,7 hektare (ha) yang terdiri atas 42 unit ruko tiga lantai, 319 unit unit kios dan lapak sebanyak 182 unit.

Ruko dan kios masing-masing dijual dengan harga berkisar Rp 145 juta– 900 juta per unit, tergantung luas dan lokasinya. Sedangkan lapak disewakan. Investasi untuk proyek yang dibangun akhir 2010 itu sebesar Rp 100 miliar.

“Sejak mulai beroperasi, 100% pedagang lapak beroperasi, sementara pedagang kios dan ruko 50% dalam tahap persiapan (fitting off). Soft opening sangat menentukan masa depan pasar,” ujar Andy.

Dia menjelaskan, untuk membuat kondisi pasar yang ‘hidup’, pihak developer telah mengantisipasi agar tidak seluruh unit di Modern Town Market jatuh ke tangan investor atau spekulan.

“Caranya, kami menyisihkan minimal 40% untuk dijual kepada para pedagang yang berkomitmen membuka usahanya di sini. Dengan demikian, saat soft opening ruko dan kios banyak yang buka,” ungkap Andy.

Sejak dipasarkan pada Oktober 2010, Modern Town Market memiliki tingkat penyerapan yang bagus dengan penjualan hingga 90% untuk ruko dan kios. Total nilai penjualan untuk proyek ini sebesar Rp 90 miliar.

Tingginya penyerapan ini tidak lepas dari kebutuhan masyarakat perumahan Kota Modern dan perumahan lain di Cipondoh.

“Captive market-nya adalah 6.000 keluarga yang terdiri atas penghuni belasan cluster di Kota Modern serta penghuni The Colour’s Apartement yang terletak dekat dengan pasar. Lalu warga sejumlah perumahan disekitarnya, seperti Taman Royal 1, 2 dan 3, Banjar Wijaya, dan lain sebagainya. Semuanya masuk kategori keluarga kelas menengah dan menengah-atas yang memiliki daya beli tinggi,” papar Andy.

Pasar modern ini memiliki layout ruang usaha yang unik, di mana seluruh unitnya mudah dijangkau oleh para pengunjung.

Selain itu, pasar juga dilengkapi dua area exhibition yang cukup luas untuk tempat pameran produk usaha kecil menengah (UKM) dan produk lainnya seperti handy craft, pakaian, produk kecantikan, dan lain-lain.

(Beritasatu/ID/Ely/Feriawan Hidayat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s