REI Minta BI Atur Regulasi Sewa Beli Hunian Bagi Masyarakat Berpenghasilan Tidak Tetap

Saat ini, konsep sewa beli untuk masyarakat non fixed income masih menjadi wacana. Asosiasi pengembang Real Estat Indonesia (REI) meminta bantuan Bank Indonesia (BI) untuk mengatur regulasi mengenai konsep sewa bali untuk memungkinkan masyarakat tanpa penghasilan tetap (non fixed income) memiliki rumah.

“Konsep sewa beli ini memudahkan masyarakat berpenghasilan tidak tetap (non fixed income) untuk membeli rumah. Caranya, uang muka dijadikan sebagai uang sewa selama lima tahun, kemudian pada tahun berikutnya berhak mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR) kepada perbankan,” kata Ketua Umum REI Setyo Maharso seperti dikutip dari laman Investor Daily, Senin, (10/12).

Menurut Setyo, selama ini perbankan lebih fokus memberikan kredit perumahan kepada masyarakat yang berpenghasilan tetap.

Padahal, mereka yang tidak ada slip gaji atau kalangan wiraswasta dan entrepreneur juga mampu mencicil rumah.

“Kuncinya ada di Bank Indonesia, Kalau BI setuju dengan aturan sewa beli ini, maka perbankan pasti akan ikut,” jelas dia.

Saat ini, konsep sewa bali untuk masyarakat non fixed income masih menjadi wacana. Oleh karena itu, dalam waktu dekat REI berencana berdiskusi dengan BI terkait konsep tersebut dan berharap menjadi solusi untuk mengurangi kekurangan perumahan di Indonesia.

Director Consumer and Retail Banking PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Darmadi Sutanto menambahkan, pihaknya telah memberikan KPR kepada masyarakat berpenghasilan tidak tetap dan jumlahnya terus bertambah.

“Namun jumlah kredit bermasalah (non performing loan/NPL) juga meningkat. Jadi, kami masih mempertimbangkan hal tersebut dengan baik,” ujar Darmadi.

Meskipun demikian, kata Darmadi, pihaknya tetap mendukung kerjasama REI untuk memperbesar porsi penyaluran KPR bagi masyarakat seluruh Indonesia.

“Asalkan ada rekomendasi dari REI untuk setiap pengajuan KPR di proyek perumahan, kami jamin 75% akan diterima,” tegas dia.

Ide pembangunan rumah sewa beli sudah diusulakan REI cukup lama. Tujuan pembangunan rumah model ini untuk mengurangi backlog perumahan.

“Kami sedang menghitung skema sewa beli untuk kalangan non fixed income. BNI juga tengah mematangkan infrastruktur untuk FLPP karena sudah ditegur oleh Menpera,” ungkap Darmadi. (Investor Daily/Feriawan Hidayat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s