Daya Beli Masyarakat untuk Rumah Rp 200jutaan Meningkat

Pasar Perumahan Rp200 Juta Banyak Dicari. Prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah pemberian pemukiman bagi masyarakat dari kelas menengah ke bawah.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, akan memberikan ruang yang fleksibel untuk pembangunan tambahan perumahan real estate di Jakarta.

Menurut Mantan Walikota Solo tersebut, pembangunan perumahan mewah tersebut seluruhnya tergantung kepada daya beli masyarakat.

“Ya, sesuai dengan daya beli lah. Kalau daya beli masih ada, ya silahkan. Ruang-ruang (pembangunan real estate) kan sudah ditentukan. Gitu saja gampang,” kata Jokowi yang ditemui usai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam Rakernas REI (Real Estate Indonesia) hari ini di Hotel Pullman, Thamrin, Jakarta Pusat.

Namun Jokowi menekankan bahwa pembangunan perumahan real estate tersebut akan diperbolehkan selama merujuk kepada tata ruang yang sudah diatur dan tidak menyeleweng dari aturan yang ada.

Namun demikian, Jokowi menekankan bahwa saat ini yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah pemberian pemukiman bagi masyarakat dari kelas menengah ke bawah. Menurutnya, pada level tersebut daya beli atas pemukiman masihlah tinggi.

“Terutama yang kelas menengah ke bawah itu kan masih sangat diperlukan. Di situ daya belinya ada, artinya pasarnya ada, yang mau membuat juga ada, ya sudah. Kita akan lebih konsen kesana,” tegasnya.

Diakui Jokowi, dalam pertemuannya dengan Presiden kali ini, dirinya sempat juga membahas mengenai peraturan daerah yang terlihat terlalu menghambat kepada pembangunan pemukiman bagi warga kelas menengah ke bawah.

“Tadi dibahas dengan Pak Presiden tentang Perda yang menghambat agar lebih dibuka, juga mengenai perizinan,” ujarnya.

Menurut Jokowi, pembangunan pemukiman bagi warga menengah ke bawh saat ini sudah memasuki level yang sangat positif untuk dilanjutkan.

Pasalnya, dalam rencana pembangunan tersebut sudah mendapatkan lampu hijau dari Kementrian Perumahan dan sudah diupayakan kepada Presiden RI.

“Saya kira ini akan kita kerjakan. Saya kira pasar yang bagus itu di situ, yang menengah ke bawah. Yang harganya Rp200 jutaan. Itu yang pasarnya gede. Itu yang kita butuhkan,” tandasnya.

Penulis: Ronna Nirmala/Feriawan Hidayat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s