Banjir di Jalan Yos Sudarso Pekanbaru, DPRD Panggil Pengembang

Pekanbaru – Pihak DPRD Kota Pekanbaru, Riau, memanggil pengembang ruko di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai Pesisir, karena tidak membuat saluran pembuang menyebabkan banjir di kawasan Kelurahan Limbungan Baru.

“Pekan ini kami memanggil pengembang agar mereka dapat bertanggungjawab terhadap banjir karena tidak membuat saluran pembuang,” kata anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, H Arbi ditemui Selasa.(AR)

Dia mengatakan, pemanggilan tersebut setelah pihaknya melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Kelurahan Limbungan Baru, Rumbai Pesisir, disertai bukti berupa foto dan keterangan dari warga dan ketua RW 07, Taufik Asmara.

Ratusan rumah penduduk di Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir, terendam air dengan ketinggian mencapai 90 cm akibat hujan turun sejak Senin (19/11) dinihari. Namun ketinggian air mencapai 90 cm di dalam rumah warga di jalan Nusa Indah dan rumah lainnya yang terletak di Jalan Harmonis Kelurahan Limbungan Baru, Rumbai Pesisir.

Sedangkan kawasan Rumbai Pesisir yang terendam banjir yakni di Jalan Harmonis, Jalan Khayangan, Jalan Nusa Indah, Kelurahan Meranti Pandak.

Salah satu penyebab banjir akibat saluran pembuang yang berada di jalan Yos Sudarso ditutup oleh pemilik ruko, maka air bah tidak mengalir lancar hingga ke Sungai Siak.

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, pemanggilan juga kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Tata Kota Pemkot Pekanbaru.

Pihaknya menyesalkan aparat terkait tidak melakukan pengawasan terhadap bangunan sehingga warga menjadi korban banjir ketika musim hujan.

Walau begitu, aparat dinas terkait, katanya, tentu harus mengawasi proyek ruko dan jangan membiarkan begitu saja hingga selesai, maka akhirnya pengembang tidak membuat saluran pembuang.

Arbi mengatakan ketika banjir, dirinya bersama M Navis, anggota DPRD lainnya melihat langsung ke lokasi bencana sembari membuat dokumentasi.