Jokowi Tinjau Lokasi Banjir di Kampung Makasar

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau lokasi banjir di RW 5 dan RW 7 Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Setelah selama sepuluh menit, ia meninjau lokasi banjir di RW 5, Jokowi langsung menuju ke RW 7.

Jokowi menyusuri gang sempit untuk melihat genangan banjir. Berdasarkan pantauan di RW 7, memang sebagian sudah terendam sampai sepinggang orang dewasa. Melihat banjir itu, Jokowi mengatakan, harus ada action lapangan lebih lanjut untuk menanggulangi banjir yang sudah telanjur datang.

“Yang harus dilakukan saat ini adalah action di lapangan. Kalau sudah kayak begini ya yang mau dikeruk apa, karena hujan juga sudah mendahului,” kata Jokowi, di Kampung Makasar, Jakarta, Sabtu, (24/11).

Oleh karena itu, menurutnya, pengerukan sungai hanya bisa dilakukan saat banjir sudah mulai surut. “Ya nanti ngeruknya menunggu kering, ya baru dikeruk lagi,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengatakan, tujuannya meninjau lokasi banjir adalah untuk langsung mengecek situasi lapangan dan akan menindaklanjuti langkah antisipasi pencegahan banjir berikutnya. “Kalau dilihat lapangan, sungai-sungai utama itu dikejar untuk segera dipercepat. Kalau enggak, setiap tahun kita akan begini terus,” kata Jokowi.

Camat Makasar, Mamun Gozali mengatakan, banjir yang terjadi di Kampung Makasar merupakan siklus banjir yang rutin terjadi tiap lima tahun. Ia berharap kedatangan Jokowi dapat membawa perubahan yang lebih baik terutama bagi pembenahan lingkungan agar dapat mengurangi intensitas banjir.

“Mudah-mudahan, kedatangan beliau ada perubahan bagi masyarakat. Kalau di sini, saluran airnya telah hilang, jadi harus ada pembersihan gorong-gorong. Banjir tahun ini lebih parah dari lima tahun lalu,” kata Mamun.

Kedatangan Jokowi ke Kampung Makasar itu menyedot perhatian sejumlah warga. Seperti biasa, warga berebutan dan berdorongan untuk sekedar bersalaman atau mengambil foto dengan Mantan Wali Kota Solo tersebut. Kedatangannya di RW 7 itu sekitar 30 menit. (Kurnia Sari Aziza/Kompas)