Banjir Kampung Melayu Capai 120 meter

Jakarta-Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), Syamsul Maarif mengunjungi daerah-daerah banjir di Jakarta, seperti posko banjir di Kelurahan Kampung Melayu dan Komplek IKPN Bintaro.

Saat kunjungannya ke posko banjir di Kelurahan Kampung Melayu, Syamsul Maarif, menyampaikan rencana penanggulangan banjir di Jakarta.

“Dari hasil tinjauan di Kampung Melayu terlihat bahwa daerah ini lebih rendah dari aliran sungai, sehingga perlu dibuat tanggul penahan air seperti di Bukit Duri,” kata Syamsul Maarif, saat mengunjungi posko banjir RW 01 Kelurahan Kampung Melayu, 24 November 2012.

Banjir di Kelurahan Kampung Melayu saat ini sekitar 30 sampai 120 cm, dan sudah dibangun 28 posko banjir untuk menampung para warga yang mengungsi.

Menurut Camat Jatinegara, Syofian, saat ini kondisi warga masih kondusif, dan masih ada yg ada di rumah. Namun, ada beberapa keluarga yang sudah mengungsi.

“Di Kecamatan Jatinegara sudah ada 28 posko pengungsian, seperti di masjid At-tawabin, halaman Santa Maria, halaman Sudin Kesehatan, dan di Rumah sakit Hermina,” Kata Syofian.

Ia menambahkan, bantuan yang diberikan sudah banyak. Dari Dinas Sosial seperti beras, mie instan, lauk pauk, selimut, dan dapur umum. Sementara dari BNPB memberikan mobil dapur umum, perahu, dan beberapa relawan.

“Kami sudah menyiapkan puskesmas keliling untuk memeriksa kesehatan para warga,” ujarnya.

Banjir di Kampung Melayu belum mencapai siaga 1, dan masih menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, jika sudah mencapai siaga 1, menjadi tanggung jawab BNPB.(Vivanews)