Greenship Beri Sertifikasi Green Building 30 Gedung Indonesia

Greenship adalah rating bangunan hijau yang khas Indonesia.

Sebanyak 30 gedung di sejumlah kota besar di Indonesia sudah meraih pengakuan desain (design recognition) dari Green Building Council Indonesia (GBCI) hingga kuartal III- 2012.

Pengakuan desain adalah salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikasi bangunan hijau Greenship.

Pimpinan GBCI Naning Adiwoso menjelaskan, ke-30 bangunan tersebut masih akan dinilai untuk mendapatkan ser tifikasi Greenship dari GBCI.

“Yang daftar untuk mendapatkan design recognition itu banyak, lebih dari 70 bangunan. Namun yang lolos hanya 30. Ini sudah cukup pesat perkembangannya,” ungkap Naning seperti dikutip dari laman Investor Daily.

Naning menuturkan, tumbuhnya kesadaran dalam membangun gedung ramah lingkungan sudah cukup baik di dalam negeri.

Pengembang kini tidak perlu mengincar sertifikasi green building dari negara lain seperti LEED dari Amerika atau Green Mark dari Singapura. Sebab, persyaratan dan nilai yang diberikan belum tentu cocok dengan kondisi di Indonesia.

“Sudah ada empat bangunan yang meraih Greenship yakni Menara BCA di Thamrin, Jakarta, PT Dahana di Subang, Kantor Dinas PU di Solo, dan sebuah kantor pemerintahan di Jakarta,” ungkap dia.

Greenship adalah rating bangunan hijau yang khas Indonesia. Penamaan Greenship berarti kadar kehijauan, yang mengingatkan pada kapal hijau yang menjelajah kepulauan Indonesia.

Rating platinum diberikan kepada bangunan yang memiliki 80% poin ramah lingkungan, 70% gold, 60% untuk silver, dan 35% untuk bronze.

Sertifikasi berdasarkan Greenship bersifat sukarela, sehingga tidak dapat dijadikan peraturan daerah (perda) yang bersifat keharusan (mandatori).

Greenship terdiri atas lima kategori besar yaitu kelestarian tapak, hemat energi, hemat air, mutu udara dalam ruangan, dan material/sumber daya.

Menurut Naning, tidak mudah untuk menerapkan arsitektur hijau. Soalnya, setiap bangunan yang dihasilkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan manusia masa kini tanpa mengorbankan potensi generasi mendatang.

“Penerapan arsitektur hijau akan memberi peluang besar terhadap kehidupan manusia secara berkelanjutan. Contoh yang paling mudah, para karyawan kantor yang tinggal di gedung ramah lingkungan cenderung lebih sehat dan nyaman. Tingkat absensi pun berkurang,” ungkap dia.(Investor Daily/FH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s